Berita

Pelatihan Pembuatan Batik Ecoprint Kepada Pemuda Desa Adinuso oleh Mahasiswa KKN UNNES

Oleh: Roro A.S.P.S.N.

Mahasiswi KKN (Kuliah Kerja Nyata) Universitas Negeri Semarang, mengadakan pelatihan pembuatan batik ecoprint  yang dilakukan di GOR Desa Adinuso. Kecamatan Reban Kabupaten Batang. Sasaran yang dituju untuk pelatihan tersebut yakni remaja Desa Adinuso khususnya anggota IPNU dan IPPNU. Tujuan dari diadakannya pelatihan ini yakni untuk mengenalkan batik ecoprint dimana bahan yang digunakan adalah bahan alami, bukan bahan kimia seperti batik pada umumnya kepada masyarakat Desa Adinuso. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk memanfaatkan sumber daya alam yang dimiliki desa adinuso berupa melimpahnya tumbuhan sebagai bahan dasar pembuatan batik ecoprint. Dengan adanya pelatihan ini pula, Ema Kartika, sebagai pencetus sekaligus penanggung jawab program kerja tim KKN Desa Adinuso berharap dapat meningkatkan keterampilan remaja yang ada di Desa Adinuso.

Pelatihan ini dilakukan secara bertahap yakni pada tanggal 14 sampai dengan 15 Juli 2024. Pada hari pertama, peserta pelatihan diperkenalkan dengan batik ecoprint dan dijelaskan bahan apa saja yang dibutuhkan serta cara pembuatannya secara rinci oleh Ema Kartika, mahasiswi prodi Pendidikan sosiologi dan Antropologi Universitas Negeri Semarang. Lalu pada hari kedua, peserta diminta untuk mempraktikkan apa yang sudah disampaikan pada pembekalan materi yang lalu.

Pembuatan batik ini menggunakan teknik ecoprinting dimana proses pewarnaannya menggunakan bahan alami. Kelebihan dari batik jenis ini yakni tidak menggunakan bahan berbahaya sehingga tidak akan mencemari lingkungan, mudah untuk dikerjakan, dan pastinya unik karena setiap pola yang terbentuk pasti akan berbeda antara satu dengan yang lain. Hal tersebutlah yang menjadikan batik ini memiliki daya tarik tersendiri sehingga berpotensi memiliki daya jual yang tinggi.